post

Samuel Umtiti Buka Peluang Gabung Klub Rusia

saranacash Bek Barcelona, Samuel Umtiti berpotensi melanjutkan karier sepak bola ke Russian Premier League. Pasalnya, Zenit St Petersburg berminat untuk mendatangkan sang pemain.

Bersama raksasa Liga Spanyol pemain bola asal Perancis tersebut bisa dibilang tidak memilki karier yang menyenangkan. Sebab, kerap diganggu mengalami cedera yang cukup serius.

Alhasil, untuk menggantikan Samuel Umtiti kubu Barcelona memainkan nama-nama seperti Oscar Mingueza dan Ronald Araujo. Menariknya, ketika diberikan kesempatan tampil oleh Ronald Koeman di Liga Spanyol dan ajang lain keduanya mampu memberikan penampilan terbaiknya di lini pertahanan.

judi slot Bahkan klub Rusia tersebut kabarnya sudah menjalin kontak dengan Barcelona dan Samuel Umtiti. Akan tetapi, laporan itu juga menyebutkan jika sang bek masih mempertimbangkan untuk kepindahannya.

Sementara andai pemain sepak bola yang pernah berseragam Lyon itu mau meninggalkan Camp Nou dan melanjutkan karier sepak bola ke Zenit St Petersburg, maka akan bertemu dengan mantan rekan satu timnya di raksasa Liga Spanyol yakni Malcom.

Di sisi lain, Ronald Koeman akan tetap mencari pengganti Samuel Umtiti jika sang pemain bergabung ke Zenit St Petersburg dengan kembali mencoba mendatangkan Eric Garcia dari Manchester City di bursa transfer musim panas nanti.

Musim ini, Umtiti telah bermain dalam 13 pertandingan di semua kompetisi. Sedangkan di La Liga dirinya hanya tampil starter dalam 5 laga dan 5 lainnya masuk sebagai pemain pengganti.

Sebagai informasi, Samuel Umtiti sejatinya masih terikat kontrak dengan Barcelona sampai Juni 2023 mendatang.

post

Tottenham Hotspur Dibuat Ketar-ketir Pemain Kunci

saranacash Tottenham Hotspur sekarang ini sedang dibuat cemas oleh satu salah satu pemain pentingnya. Sebab, tidak mau membicarakan kontrak baru.

Rival Arsenal tersebut memiliki beberapa pemain kunci di antaranya Harry Kane, Toby Alderweireld dan Son Heung-Min. Akan tetapi, nama terakhir memberikan isyarat jika saat ini ia belum mau membahas masa kerjanya bersama klub papan atas Liga Inggris.

Tottenham Hotspur sendiri dari berbagai laporan dikabarkan ingin sekali mengikat kembali pemain internasional Korea Selatan tersebut. Sayang, negosiasi telah tertunda lantaran adanya pandemi. Di sisi lain, masa kerjanya di London Utara akan berakhir pada Juni 2023 mendatang.

Son Heung-Min untuk saat ini belum mau membahas kontrak baru dan dirinya tegaskan kini hanya ingin fokus untuk membantu klubnya menghadapi Wolfsberger di babak 32 besar Liga Europa pada Jumat (19/2) dini hari WIB.

Berbicara kepada awak media, pemain berusia 28 tahun tersebut mengatakan jika untuk sekarang tidak adil untuk membahas tentang kontrak barunya di Tottenham Hotspur. Menurutnya, kini yang lebih penting berkosentrasi di setiap pertandingan tersisa Spurs musim ini.

Meskipun sedang membuat cemas petinggi klub, namun Son Heung-Min menyebutkan ia merasa bahagia berada di London Utara. Ia pun bertekad untuk terus bekerja keras, namun tidak mau membahas masa depannya di klub.

Perlu diketahui, Son Heung-Min didatangkan Tottenham Hotspur pada tahun 2015. Tercatat mulai dari pelatih Maurcio Pochettino hingga sekarang Jose Mourinhio dirinya selalu menjadi pilihan utama. Sayangnya, hingga kini dirinya belum mampu mempersembahkan trofi bergengsi untuk klubnya.

Sementara di era kepelatihan Jose Mourinho ia berpeluang untuk memberikan trofi di musim ini. Sebab, mereka berhasil melaju ke partai final Piala Liga dan sudah ditunggu oleh Manchester City.

post

Bek PSG Punya Kenangan Manis Saat Hadapi Barcelona

saranacash Bek kanan PSG asal Italia, Alessandro Florenzi mengaku dirinya masih mengingat bebebarapa kenangan manis yang dia miliki saat menghadapi Barcelona ketika sang pemain masih berkostum AS Roma.

Raksasa Prancis, Paris Saint-Germain mungkin masih memiliki kenangan pahit saat disingkirkan secara dramatis oleh Barcelona beberapa musim lalu. Namun, tidak semua pemain mereka memiliki kenangan yang buruk ataupun merasa gentar menghadapi tim asuhan Ronald Koeman.

Salah satu punggawa dari PSG yang justru memiliki beberapa kenangan manis saat menghadapi Barcelona di Liga Champions adalah bek kanan asal Italia, Alessandro Florenzi. Berbicara kepada situs resmi klub, Florenzi mengaku dia hingga kini masih mengingat beberapa memory indahnya ketika masih memperkuat AS Roma dan bertemu dengan raksasa Catalan.

Sang pemain menyebutkan mengenai gol jarak jauhnya yang dia cetak beberapa musim lalu dan selain itu adalah kemenangan timnya 3-0 di kandang sendiri yang membantu Roma menyisihkan Barca. Kenangan positif tersebut tampaknya memberikan tambahan kepercayaan diri bagi Florenzi sendiri saat nanti kembali harus menghadapi Lionel Messi dkk, pada laga Liga Champions, meskipun kali ini bek timnas Italia itu akan bermain untuk PSG.

Selain membahas mengenai kenangan manisnya ketika menghadapi Barcelona, Florenzi juga mengungkapkan bahwa kunci bagi timnya untuk bisa menang melawan anak asuh Ronald Koeman bisa jadi ditentukan faktor mental. Bagi sang pemain memang ada beberapa laga penting dimana kemampuan fisik maupun teknik bukan menjadi faktor yang menentukan hasil akhir.

Justru faktor pikiran atau mental yang terkadang bisa membantu memenangkan pertandingan, terutama laga penting di Liga Champions. Bisa jadi memang kunci dari PSG untuk bisa mengatasi hadangan Blaugrana di Eropa nanti adalah bagaimana para pemain bisa memiliki keyakinan serta kepercayaan diri untuk bisa meraih kemenangan.

Kemungkinan harus berlaga tanpa bintang asal Brazil, Neymar tentu juga memberikan pengaruh tersendiri bagi PSG. Akan tetapi, tim besutan Mauricio Pochettino masih memiliki banyak pemain berkualitas yang seharusnya tidak merasa minder atau takut untuk melawan tantangan dari Barca di Liga Champions.

post

Jurgen Klopp Bedah 3 Gol yang Bersarang di Gawang Liverpool

Jurgen Klopp Bedah 3 Gol yang Bersarang di Gawang Liverpool – Tiga gol bersarang di gawang Liverpool pada laga melawan Leicester City. Hasilnya, tim racikan Jurgen Klopp pun kalah dengan skor 3-1 pada duel pekan ke-24 Premier League itu.

Bermain di King Power Stadium pada Sabtu (13/2/2021) malam WIB, Liverpool sebenarnya unggul lebih dulu. Umpan cantik Roberto Firmino dikonversi menjadi gol oleh Mohamed Salah pada menit ke-67.

Namun, Leicester City segera bangkit. Pasukan Brendan Rodgers mencetak tiga gol hanya dalam durasi tujuh menit. Tiga gol itu dicetak James Maddison, Jamie Vardy, dan Harvey Barnes.

Leicester City kini berada di posisi kedua klasemen Premier League dengan 46 poin. Sementara, Liverpool yang kalah pada tiga laga terakhir tetap berada di posisi keempat dengan raihan 40 poin.

Offside dan Blunder
Jurgen Klopp membedah gol-gol yang bersarang di gawang Alisson di laga melawan Leicester. Pada gol pertama, Klopp menilai ada kesalahan. Dia melihat pemain Leicester dalam posisi offside.

“Tiga pemain [Leicester] offside tetapi diputuskan untuk mengambil momen lain pada permainan. Seperti itulah,” ucap Klopp dikutip dari BBC Sport.

“Gol kedua jelas sebuah kesalahpahaman,” katanya.

Gol kedua Leicester tercipta lantaran Alisson dan Ozan Kabak salah mengantisipasi bola. Keduanya bertabrakan dan membuat bola jatuh ke penguasaan Jamie Vardy.

“Itu adalah situasi di mana kami harus berteriak dan saya tidak mendengar siapa pun berteriak. Itu bukan momen yang keren,” kata Klopp.

Gol Ketiga Leicester
Jurgen Klopp juga sangat kecewa dengan gol ketiga yang dicetak Harvey Barnes. Pria asal Jerman itu menilai ada ruang yang terlalu lebar bagi lawan dan itu membuat mereka leluasa mencetak gol.

“Saya sangat membenci gol ketiga. Kami sangat terbuka. Saya tidak bisa menerima. Itu saja,” kata Klopp.

“Penampilan selama 75 menit yang luar biasa kemudian kami kalah 3-1. Itu menunjukkan situasi yang sulit dipahami,” sambung Klopp.

Jurgen Klopp Bedah 3 Gol yang Bersarang di Gawang Liverpool

post

Mino Raiola Buka Suara Soal Perpanjangan Kontrak Donnarumma dan Ibrahimovic di AC Milan

Mino Raiola Buka Suara Soal Perpanjangan Kontrak Donnarumma dan Ibrahimovic di AC Milan – Mino Raiola mengungkapkan perkembangan terbaru soal masa depan dua kliennya, yakni Gianluigi Donnarumma dan Zlatan Ibrahimovic di AC Milan. Baik Donnarumma dan Ibrahimovic yang menjadi salah satu faktor utama betapa impresifnya performa Milan musim ini bakal habis kontrak pada Juni mendatang. Kubu Milan sendiri hingga kini masih berusaha merayu Donnarumma dan Ibrahimovic untuk bertahan di San Siro, ketimbang harus kehilangan keduanya secara cuma-cuma. saranacash

Penjelasan Mino Raiola

Raiola menghadiri rapat Lega Serie A di Palazzo Parigi pada Kamis (11/2/2021). Dalam kesempatan ini, Raiola mendapat pertanyaan dari jurnalis soal nasib Donnarumma dan Ibrahimovic. Bandar Judi Bola

Setelah irit bicara pada kesempatan pertama dengan hanya berkata, “Mereka baik-baik saja,”, Raiola akhirnya memberikan sedikit penjelasan soal dua kliennya.

“Anda harus meninggalkan Gigio [Donnarumma] sendiri, karena dia berusaha mencapai sesuatu yang sangat penting untuk Milan dan kariernya,” ujar Raiola seperti dikutip Football Italia.

“Sisanya akan dilakukan secara diam-diam, tanpa memberi tahu apa-apa, seperti ini dan akan selalu seperti ini,” tegasnya.

Keinginan Zlatan Ibrahimovic

Lebih lanjut, Raiola mengaku tak tahu secara persis apa keinginan yang ada di benak Ibrahimovic ketika pekan lalu menyatakan dirinya siap meneken kontrak baru.

“Ibrahimovic tidak mengejutkan saya. Saya telah mengatakan Zlatan adalah satu-satunya yang bisa menyelamatkan Milan, dan saya terbukti benar,” tutur Raiola.

“Anda harus bertanya padanya apa yang dia maksud. Saya tidak tahu apa yang ingin dia lakukan, tetapi dia adalah seseorang yang meningkatkan semua orang, dia tidak mementingkan diri sendiri dan dibutuhkan di Milan untuk kembali ke tempat mereka semula,” lanjutnya.

“Mereka mengerti, saya sangat bahagia untuknya, untuk Milan dan untuk para penggemar mereka,” tukasnya.

Mino Raiola Buka Suara Soal Perpanjangan Kontrak Donnarumma dan Ibrahimovic di AC Milan

post

Thiago Alcantara Tak Pantas Dapat Kritikan

saranacash John Aldridge mengatakan Thiago Alcantara terlalu dikritik sangat keras dan ia merasa terlalu dini menilainya di Liverpool.

Pemain internasional Spanyol dibeli dari Bayern Munchen pada musim panas 2020 dan kedatangannya sangat diharapkan bisa memberikan perbedaan untuk lini tengah raksasa Liga Inggris.

Akan tetapi, awal karier Thiago Alcantara di Anfield tak berjalan dengan baik lantaran mengalami gangguan kesehatan dan cedera lutut pun juga telah membatasi menit bermainnya di Liverpool.

Pada akhirnya, sang pemain telah pulih dan dalam dua pertandingan terakhir ia bermain sejak menit awal. Namun, kembalinya pemain bola berusia 29 tahun tersebut belum mampu memberikan dampak positif. Pasalnya, Liverpool tak bisa meraih kemenangan dan melawan Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris pekan lalu hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Dengan penampilannya yang belum memuaskan, beberapa legenda sepak bola memberikan kritikan tajam kepada Thiago Alcantara di mana ia dianggap tak cocok dengan skema permainan Liverpool.

Namun, John Aldridge yang pernah berkarier di klub asal Merseyside menilai kritikan terlalu cepat diberikan kepada eks pemain kunci Bayern Munchen tersebut.

 John Aldridge mengatakan kembalinya Thiago Alcantara malah mendapatkan kritikan usai Liverpool ditahan imbang tanpa gol kontra Manchester United. Ia pun merasa hal seperti itu terlalu berlebihan.

situs slot Menurutnya, ketika lini depan tim asuhan Jurgen Klopp tak berjalan dengan mulus ia merasa sang pemain bukan orang tepat untuk dikritik. Baginya, Thiago adalah pemain bola yang miliki kualitas bagus dan cocok untuk ditonton.

Bahkan, John Aldridge menyebutkan pemain seperti Thiago Alcantara tak bisa dinilai sekarang dan akhir musim baru waktu yang tepat. Sementara ia tercatat baru bermain dalam 5 laga di Liga Inggris musim 2020/21. Mampukah mantan pemain Barcelona tersebut membuktikan kualitasnya di bawah arahan Jurgen Klopp di sisa musim ini.


post

Federico Chiesa Angkat Bicara Usai Lumat Milan

saranacash Federico Chiesa memuji Juventus yang mampu bermain kolektif saat meraih kemenangan atas AC Milan, Kamis (7/1) dini hari WIB.

AC Milan sendiri di pekan ke 16 Liga Italia menjamu Juventus di San Siro, namun secara mengejutkan tim asuhan Stefano Pioli tersebut harus menyerah dengan skor akhir 3-1.

Gol pembuka Juventus datang dari Federico Chiesa di menit ke 18, tetapi menjelang berakhirnya babak pertama kubu Rossoneri berhasil menyamakan kedudukan melalui David Calabria.

kubu Si Nyonya Tua tampil dominan di babak kedua dan terbukti Chiesa berhasil mencatatkan namanya lagi di papan skor. Sedangkan gol penutup Juventus melalui Weston McKennie.

Dengan kekalahan 3-1 di kandang tentu saja membuat catatan bagus Milan harus terhenti di Serie A musim ini. Pasalnya, ini kekalahan pertama mereka di Liga Italia. Sementara kemenangan bagi Juventus membuat tim asuhan Andrea Pirlo kini menempati peringkat keempat dengan mengemas 30 poin.

Setelah jalannya pertandingan, Federico Chiesa mengaku sangat girang dengan hasil dan penampilan timnya saat menghadapi AC Milan.

sang pencetak gol mengatakan ia sangat senang karena di babak pertama ketika AC Milan menyerang Juventus, timnya menderita bersama.

Menurutnya, kemenangan Bianconeri atas Milan merupakan hasil kolektif yang bagus. Federico Chiesa memastikan bersama rekan satu timnya sangat bahagia dengan tiga poin yang mereka raih.

Sementara itu, Juventus di laga berikutnya akan melawan Sassuolo pada 11 Januari mendatang.

post

Everton Sudah Tetapkan Harga Jual Untuk Moise Kean

saranacash Everton dikabarkan telah mematok harga jual yang tinggi untuk Moise Kean yang sekarang dipinjamkan ke PSG.

Moise Kean sendiri diboyong klub Liga Inggris tersebut dari Juventus pada Agustus 2019. Akan tetapi, sang pemain kesulitan untuk menampilkan permainan terbaiknya dan jarang diberikan kesempatam tampil.

Tak ayal, Carlo Ancelotti yang kini dipercayakan menangani Everton memutuskan untuk meminjamkan Moise Kean ke PSG. Namun, bersama klub asal Prancis penampilannya malah meningkat tajam.

Leonardo yang merupakan petinggi klub berjuluk Les Parisiens tertarik untuk mempermanenkan sang pemain. Sedangkan dalam laporan itu menyebutkan kalau kubu The Toffees juga siap untuk menjualnya.

Everton tidak akan melepas Moise Kean dengan harga yang murah. Tercatat dalam laporan itu menyebutkan jika rival abadi Liverpool tersebut sudah menetapkan harga sebesar 34,5 juta euro atau sekitar 589 miliar.

Di sisi lain, Moise Kean sendiri baru-baru ini mengatakan jika ia merasa senang bisa bermain di salah satu klub terbesar di dunia. Dia mengungkapkan kalau di PSG akan berusaha fokus untuk memberikan hasil yang baik di klub pinjamannya tersebut. Artinya, sang pemain sendiri juga memberikan kode ia ingin tetap bertahan di Parc des Princes.

Pemain pinjaman dari Everton itu sendiri telah mengemas 7 gol dalam 11 pertandingan di kompetisi Ligue 1 musim 2020/21. Sedangkan di Liga Champions, ia sudah tampil dalam 5 laga dengan membukukan 2 gol dan 1 assist.

Moise Kean juga bisa bermain dalam tiga posisi berbeda di antaranya adalah winger kanan, kiri dan penyerang sentral. Namun, ia lebih kerap dimainkan sebagai pencetak gol.

Sekedar informasi, pemain bola berusia 20 tahun asal Italia itu masih terikat kontrak dengan Everton sampai Juni 2024 mendatang.

post

Lukaku Jadi Tumbal Kemenangan Besar Inter dari Crotone

saranacash Kemenangan besar Inter Milan 6-2 atas Crotone pada lanjutan laga Serie A ternyata membawa tumbal dengan ancaman cedera yang dialami oleh bomber andalan mereka Romelu Lukaku.

Inter Milan membuka tahun baru dengan hasil yang sangat positif setelah meneruskan rentetan kemenangan mereka di Serie A dengan mengalahkan Crotone 6-2 di San Siro. Skuad Antonio Conte untuk sementara berhasil memimpin klasemen sementara di Serie A karena rival mereka, AC Milan baru akan bertanding beberapa jam setelah laga yang dijalankan Inter.

Sempat tertahan 2-2 pada babak pertama, skuad Biru Hitam mengamuk pada paruh kedua dengan menamba empat gol lagi. Lautaro Martinez menjadi pahlawan dengan torehan hat-tricknya dan partnernya di lini depan, Romelu Lukaku juga menambah pundi-pundinya dengan mencetak satu dari enam gol timnya.

kemenangan besar dari tim besutan Conte terancam membawa tumbal setelah menurut kabar dari Sky Sport Italia, Lukaku ternyata mengalami cedera sehingga harus ditarik keluar beberapa menit setelah mencetak gol. Striker asal Belgia itu disebut mengalami masalah pada paha kanannya dan kondisinya akan segera diperiksa seusai pertandingan.

Tentunya Inter akan berharap bahwa tidak akan ada masalah serius yang mengganggu penyerang andalan mereka tersebut dan dia hanya mengalami cedera ringan. Mengingat jadwal yang dihadapi pada awal tahun masih cukup padat, skuad Biru Hitam tentu tidak ingin langsung diganggu oleh masalah cedera, terutama terhadap salah satu pemain penting di lini depan.

Meskipun Inter masih memiliki Martinez yang menunjukkan ketajamannya pada laga menghadapi Crotone tadi, tetapi sosok Lukaku tetap bisa dibilang pemain yang penting di lini depan. Kekuatan serta kecepatan dari eks pemain Manchester United itu sering menjadi pembeda bagi tim asuhan Conte dalam membongkar pertahanan lawan, termasuk pada pertandingan hari Minggu (03/01) ini.

post

Skuad Jurgen Klopp Dibuat Mandul The Magpies

saranacash Newcastle United menahan imbang Liverpool dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris pekan ke-16, pertahanan solid dan kiper hebat menjadi andalan The Magpies menahan gempuran The Reds!

Newcastle United menjamu pemuncak klasemen Liga Inggris Liverpool di stadion St. James Park pada hari Kamis dini hari 31 Desember 2020. Meski The Magpies berada di papan bawah klasemen sementara, tapi bukan berarti mudah dikalahkan oleh Mohamed Salah dan kawan-kawan.

Tuan rumah Newcastle United bahkan membuat susah hidup Liverpool di babak pertama, bagaimana tidak, skuad Jurgen Klopp sepenuhnya mendominasi penguasaan bola hingga 70% namun kesulitan membuka pertahanan The Magpies!

Bahkan Newcastle sempat menguji ketangguhan kiper Alisson melalui tembakan Callum Wilson, dan kiper tuan rumah Karl Darlow juga menjalankan tugasnya dengan sangat baik menggagalkan peluang dari Mohamed Salah dan Roberto Firmino sepanjang babak pertama yang berakhir dengan skor 0-0.

Meski kalah dominan dan jarang menguasai bola, namun skuad asuhan Steve Bruce melepaskan lebih banyak tembakan dibanding The Reds, enam banding empat, sepanjang 45 menit pertama.

Di babak kedua tak jauh berbeda, Newcastle yang bisa dibilang kalah kualitas pemain masih mampu dengan baik meredam setiap gempuran yang dilancarkan oleh Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Saat laga memasuki menit ke-66, Liverpool nyaris mencetak gol pertama mereka! Newcastle mendapat tekanan dari Liverpool dan Firmino mengirimkan umpan matang kepada Mo Salah. Bomber asal Mesir tersebut menyambut bola dalam kotak penalti dan tampak hampir pasti akan mencetak gol tetapi tembakannya justru melambung!

Hingga 15 menit terakhir pertandingan, masih belum ada tembakan yang mengarah tepat ke sasaran dari skuad Liverpool, ini berkat pertahanan luar biasa Newcastle United yang membuat frustrasi tim tamu!

Dibalas oleh Newcastle dengan peluang emas mereka untuk mencetak gol ketika Ciaran Clark melompat untuk menyambut tendangan bebas Matt Ritchie dengan sebuah sundulan mengarah gawang Liverpool. Alisson melompat untuk menepis bola, menggagalkan peluang tuan rumah untuk memimpin!

Liverpool kembali mendapatkan peluang emas mereka di menit ke-81 saat Sadio Mane tidak bisa mengendalikan bola menyambut umpan silang dari Robertson dan Schar datang tepat pada waktunya untuk mencegah pemain sayap Liverpool itu memasukkannya ke dalam gawang dari jarak dekat! Reaksi fantastis dari Schar!

judi slot Usai sejumlah peluang yang berulang kali gagal, wasit pun mengakhiri jalannya pertandingan. Hasil pertandingan antara Newcastle United vs Liverpool berakhir imbang 0-0, tanpa gol hari ini namun Newcastle memberikan pelajaran yang cukup bagi sang pemuncak klasemen Liga Inggris!