post

Thiago Alcantara Tak Pantas Dapat Kritikan

saranacash John Aldridge mengatakan Thiago Alcantara terlalu dikritik sangat keras dan ia merasa terlalu dini menilainya di Liverpool.

Pemain internasional Spanyol dibeli dari Bayern Munchen pada musim panas 2020 dan kedatangannya sangat diharapkan bisa memberikan perbedaan untuk lini tengah raksasa Liga Inggris.

Akan tetapi, awal karier Thiago Alcantara di Anfield tak berjalan dengan baik lantaran mengalami gangguan kesehatan dan cedera lutut pun juga telah membatasi menit bermainnya di Liverpool.

Pada akhirnya, sang pemain telah pulih dan dalam dua pertandingan terakhir ia bermain sejak menit awal. Namun, kembalinya pemain bola berusia 29 tahun tersebut belum mampu memberikan dampak positif. Pasalnya, Liverpool tak bisa meraih kemenangan dan melawan Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris pekan lalu hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Dengan penampilannya yang belum memuaskan, beberapa legenda sepak bola memberikan kritikan tajam kepada Thiago Alcantara di mana ia dianggap tak cocok dengan skema permainan Liverpool.

Namun, John Aldridge yang pernah berkarier di klub asal Merseyside menilai kritikan terlalu cepat diberikan kepada eks pemain kunci Bayern Munchen tersebut.

 John Aldridge mengatakan kembalinya Thiago Alcantara malah mendapatkan kritikan usai Liverpool ditahan imbang tanpa gol kontra Manchester United. Ia pun merasa hal seperti itu terlalu berlebihan.

situs slot Menurutnya, ketika lini depan tim asuhan Jurgen Klopp tak berjalan dengan mulus ia merasa sang pemain bukan orang tepat untuk dikritik. Baginya, Thiago adalah pemain bola yang miliki kualitas bagus dan cocok untuk ditonton.

Bahkan, John Aldridge menyebutkan pemain seperti Thiago Alcantara tak bisa dinilai sekarang dan akhir musim baru waktu yang tepat. Sementara ia tercatat baru bermain dalam 5 laga di Liga Inggris musim 2020/21. Mampukah mantan pemain Barcelona tersebut membuktikan kualitasnya di bawah arahan Jurgen Klopp di sisa musim ini.


post

Federico Chiesa Angkat Bicara Usai Lumat Milan

saranacash Federico Chiesa memuji Juventus yang mampu bermain kolektif saat meraih kemenangan atas AC Milan, Kamis (7/1) dini hari WIB.

AC Milan sendiri di pekan ke 16 Liga Italia menjamu Juventus di San Siro, namun secara mengejutkan tim asuhan Stefano Pioli tersebut harus menyerah dengan skor akhir 3-1.

Gol pembuka Juventus datang dari Federico Chiesa di menit ke 18, tetapi menjelang berakhirnya babak pertama kubu Rossoneri berhasil menyamakan kedudukan melalui David Calabria.

kubu Si Nyonya Tua tampil dominan di babak kedua dan terbukti Chiesa berhasil mencatatkan namanya lagi di papan skor. Sedangkan gol penutup Juventus melalui Weston McKennie.

Dengan kekalahan 3-1 di kandang tentu saja membuat catatan bagus Milan harus terhenti di Serie A musim ini. Pasalnya, ini kekalahan pertama mereka di Liga Italia. Sementara kemenangan bagi Juventus membuat tim asuhan Andrea Pirlo kini menempati peringkat keempat dengan mengemas 30 poin.

Setelah jalannya pertandingan, Federico Chiesa mengaku sangat girang dengan hasil dan penampilan timnya saat menghadapi AC Milan.

sang pencetak gol mengatakan ia sangat senang karena di babak pertama ketika AC Milan menyerang Juventus, timnya menderita bersama.

Menurutnya, kemenangan Bianconeri atas Milan merupakan hasil kolektif yang bagus. Federico Chiesa memastikan bersama rekan satu timnya sangat bahagia dengan tiga poin yang mereka raih.

Sementara itu, Juventus di laga berikutnya akan melawan Sassuolo pada 11 Januari mendatang.

post

Everton Sudah Tetapkan Harga Jual Untuk Moise Kean

saranacash Everton dikabarkan telah mematok harga jual yang tinggi untuk Moise Kean yang sekarang dipinjamkan ke PSG.

Moise Kean sendiri diboyong klub Liga Inggris tersebut dari Juventus pada Agustus 2019. Akan tetapi, sang pemain kesulitan untuk menampilkan permainan terbaiknya dan jarang diberikan kesempatam tampil.

Tak ayal, Carlo Ancelotti yang kini dipercayakan menangani Everton memutuskan untuk meminjamkan Moise Kean ke PSG. Namun, bersama klub asal Prancis penampilannya malah meningkat tajam.

Leonardo yang merupakan petinggi klub berjuluk Les Parisiens tertarik untuk mempermanenkan sang pemain. Sedangkan dalam laporan itu menyebutkan kalau kubu The Toffees juga siap untuk menjualnya.

Everton tidak akan melepas Moise Kean dengan harga yang murah. Tercatat dalam laporan itu menyebutkan jika rival abadi Liverpool tersebut sudah menetapkan harga sebesar 34,5 juta euro atau sekitar 589 miliar.

Di sisi lain, Moise Kean sendiri baru-baru ini mengatakan jika ia merasa senang bisa bermain di salah satu klub terbesar di dunia. Dia mengungkapkan kalau di PSG akan berusaha fokus untuk memberikan hasil yang baik di klub pinjamannya tersebut. Artinya, sang pemain sendiri juga memberikan kode ia ingin tetap bertahan di Parc des Princes.

Pemain pinjaman dari Everton itu sendiri telah mengemas 7 gol dalam 11 pertandingan di kompetisi Ligue 1 musim 2020/21. Sedangkan di Liga Champions, ia sudah tampil dalam 5 laga dengan membukukan 2 gol dan 1 assist.

Moise Kean juga bisa bermain dalam tiga posisi berbeda di antaranya adalah winger kanan, kiri dan penyerang sentral. Namun, ia lebih kerap dimainkan sebagai pencetak gol.

Sekedar informasi, pemain bola berusia 20 tahun asal Italia itu masih terikat kontrak dengan Everton sampai Juni 2024 mendatang.

post

Lukaku Jadi Tumbal Kemenangan Besar Inter dari Crotone

saranacash Kemenangan besar Inter Milan 6-2 atas Crotone pada lanjutan laga Serie A ternyata membawa tumbal dengan ancaman cedera yang dialami oleh bomber andalan mereka Romelu Lukaku.

Inter Milan membuka tahun baru dengan hasil yang sangat positif setelah meneruskan rentetan kemenangan mereka di Serie A dengan mengalahkan Crotone 6-2 di San Siro. Skuad Antonio Conte untuk sementara berhasil memimpin klasemen sementara di Serie A karena rival mereka, AC Milan baru akan bertanding beberapa jam setelah laga yang dijalankan Inter.

Sempat tertahan 2-2 pada babak pertama, skuad Biru Hitam mengamuk pada paruh kedua dengan menamba empat gol lagi. Lautaro Martinez menjadi pahlawan dengan torehan hat-tricknya dan partnernya di lini depan, Romelu Lukaku juga menambah pundi-pundinya dengan mencetak satu dari enam gol timnya.

kemenangan besar dari tim besutan Conte terancam membawa tumbal setelah menurut kabar dari Sky Sport Italia, Lukaku ternyata mengalami cedera sehingga harus ditarik keluar beberapa menit setelah mencetak gol. Striker asal Belgia itu disebut mengalami masalah pada paha kanannya dan kondisinya akan segera diperiksa seusai pertandingan.

Tentunya Inter akan berharap bahwa tidak akan ada masalah serius yang mengganggu penyerang andalan mereka tersebut dan dia hanya mengalami cedera ringan. Mengingat jadwal yang dihadapi pada awal tahun masih cukup padat, skuad Biru Hitam tentu tidak ingin langsung diganggu oleh masalah cedera, terutama terhadap salah satu pemain penting di lini depan.

Meskipun Inter masih memiliki Martinez yang menunjukkan ketajamannya pada laga menghadapi Crotone tadi, tetapi sosok Lukaku tetap bisa dibilang pemain yang penting di lini depan. Kekuatan serta kecepatan dari eks pemain Manchester United itu sering menjadi pembeda bagi tim asuhan Conte dalam membongkar pertahanan lawan, termasuk pada pertandingan hari Minggu (03/01) ini.