post

Cristiano Ronaldo Absen di Gala Ballon d’Or 2021, Mengapa?

Cristiano Ronaldo Absen di Gala Ballon d’Or 2021, Mengapa? – Absennya bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada malam gala Ballon d’Or 2021 menjadi perhatian banyak orang. Tidak heran kalau banyak spekulasi bermunculan soal alasan mengapa Ronaldo tidak hadir di Paris, Prancis. saranacash

Gala Ballon d’Or 2021 dihelat oleh France Football pada Selasa (30/11/2021) dini hari tadi. Selain Ballon d’Or, France Football juga memberikan penghargaan individual lainnya dengan kategori yang lebih spesifik. Casino Online

Fokus utama publik terletak pada pemenang Ballon d’Or. Sebab selama beberapa bulan terakhir, sempat beredar kabar bahwa Messi akan meraih trofi ketujuhnya di ajang tersebut. Rumor tersebut akhirnya terwujud.

Messi dinobatkan sebagai pemenang, disusul bomber Bayern Munchen, Robert Lewandowski, dan Jorginho yang memiliki medali juara Euro 2020 dan Liga Champions. Sementara Ronaldo berada di peringkat keenam.

Alasan Ronaldo Absen

Sosok-sosok terkenal dalam dunia sepak bola hadir dalam malam penghargaan ini. Sebut saja Fabio Cannavaro yang pernah meraih gelar tersebut pada tahun 2006 dan mantan penyerang Chelsea, Didier Drogba.

Beberapa pemain yang masuk ke dalam nominasi, seperti Lewandowski dan Jorginho, juga turut hadir di lokasi. Namun tidak dengan Ronaldo. Batang hidung pria berdarah Portugal tersebut tidak terlihat sama sekali.

Sebelum pagelaran dimulai, SIC sudah mendapatkan kabar bahwa Ronaldo tidak berniat buat hadir di Paris. Alasannya adalah karena sang pemain ingin fokus pada pertandingan berikutnya yang bakal dilakoni Manchester United.

Sebagai informasi, Manchester United akan bertemu Arsenal dalam laga lanjutan Premier League di Old Trafford hari Jumat (3/12/2021) mendatang. The Red Devils akan dipimpin oleh pelatih barunya, Ralf Rangnick.

Mohamed Salah Juga Absen

Bukan cuma Ronaldo, Mohamed Salah pun tidak menghadiri acara penghargaan tersebut. Bintang Liverpool tersebut juga memilih fokus pada pertandingan berikutnya kontra Everton yang digelar pada hari Kamis (2/12/2021).

The Reds butuh kemenangan untuk menyalip Manchester City dan Chelsea. Paling tidak, tambahan tiga poin bisa mengunci Liverpool di peringkat ketiga dalam klasemen sementara dan tidak didekati oleh West Ham.

Untuk meraih tiga poin, Liverpool jelas butuh Mo Salah di lini depan. Ia masih menjadi penyerang terbaik yang dimiliki oleh the Reds saat ini, dengan koleksi 11 gol dan tujuh asis dari 13 penampilannya di Premier League.

Cristiano Ronaldo Absen di Gala Ballon d’Or 2021, Mengapa?

post

Man of the Match Manchester City vs West Ham: Joao Cancelo

Man of the Match Manchester City vs West Ham: Joao Cancelo – Joao Cancelo terpilih menjadi pemain terbaik dari laga Premier League 2021/22 pekan 13 yang mempertemukan Manchester City vs West Ham, Minggu (28/11/2021). saranacash

City memenangi laga ini dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan City diciptakan oleh Ilkay Gundogan dan Fernandino. West Ham memperkecil skor berkat gol Manuel Lanzini di akhir laga. Casino Online

Berkat hasil ini, Manchester City berhak kembali ke peringkat dua klasemen dengan poin 29, sedangkan West Ham menempati peringkat empat dengan poin 23.

Performa Apik Cancelo

Meski tak menyumbang gol maupun assist, akan tetapi Cancelo tetap memiliki kontribusi besar terhadap kemenangan yang diraih Manchester City ini.

Cancelo mencatatkan akurasi umpan hingga 84,7 persen dengan dua kali memberikan umpan kunci. Pemain asal Portugal itu juga dua kali melakukan dribble sukses.

Di sisi lain, Cancelo juga cukup impresif ketika membantu timnya bertahan dengan masing-masing dua kali melakukan tekel dan memenangi duel udara.

Man of the Match Manchester City vs West Ham: Joao Cancelo

post

Chiesa ‘Diterkam’ Bek-bek Chelsea, Massimiliano Allegri: Levelnya Memang Beda

Chiesa ‘Diterkam’ Bek-bek Chelsea, Massimiliano Allegri: Levelnya Memang Beda – Federico Chiesa kerap tampil ganas dengan menyelami lini pertahanan lawan-lawan Juventus dengan aksi menggiring bolanya. Namun kelincahannya hampir tidak terlihat ketika bertemu Chelsea di Liga Champions baru-baru ini. saranacash

Juventus dan Chelsea kembali dipertemukan dalam laga fase grup Liga Champions hari Rabu (24/11/2021) lalu di Stamford Bridge. Bianconeri, julukan Juventus, harus pulang sembari menahan malu karena kalah dengan skor telak 0-4. Casino Online

Raksasa Italia tersebut benar-benar dibuat tidak berkutik. The Blues sama sekali tidak memberikan ampun dan memaksa pasukan Massimiliano Allegri terkurung di wilayahnya sendiri hampir di sepanjang pertandingan.

Gol yang dicetak Trevoh Chalobah, Reece James, Callum Hudson-Odoi, dan Timo Werner pun tidak terhindarkan. Juventus menyerah dan terpaksa merelakan posisi teratas klasemen Grup H kepada Chelsea.

Levelnya Berbeda

Kekalahan ini sebenarnya telah diprediksi oleh beberapa kalangan, mengingat Juventus bertandang ke Stamford Bridge dalam keadaan pincang. Beberapa pemain mereka terpaksa menepi dari lapangan karena mengalami cedera.

Situasinya memburuk saat pertandingan berlangsung, di mana beberapa figur penting tampil di bawah standar, salah satunya Chiesa. Tapi Allegri tak bisa menyalahkan sang pemain karena Juventus dirasanya beda kelas dengan Chelsea.

“Dia bisa berbahaya di ruang terbuka. Melawan Chelsea, ceritanya jadi berbeda. Levelnya berbeda,” tutur Allegri dalam konferensi pers hari Jumat (26/11/2021) kemarin, dikutip dari Football Italia.

Puas dengan Penampilannya

Allegri pun tidak memungkiri bahwa, meskipun sudah tampil dengan cukup baik, Chiesa masih harus membenahi beberapa aspek permainannya. Namun sejauh ini ia merasa cukup puas dengan kontribusi sang pemain.

“Federico memiliki kualitas yang luar biasa, dia sangat baik secara teknik, dia masih harus bekerja dan memperbaiki sama seperti pemain lain, tapi saya senang dengan apa yang dia lakukan,” pungkasnya.

Allegri dan skuat Juventus tidak punya waktu banyak untuk tenggelam dalam rasa kecewa. Sebab mereka harus beraksi kembali pada Minggu (28/11/2021) besok untuk menghibur fansnya di Allianz Stadium dalam laga lanjutan Serie A.

Apalagi, Bianconeri akan menghadapi lawan yang berat, yakni Atalanta. Mereka butuh tiga poin berharga untuk memperbaiki derajatnya di klasemen sementara. Saat ini, Bianconeri ada di peringkat kedelapan dengan koleksi 21 poin.

Chiesa ‘Diterkam’ Bek-bek Chelsea, Massimiliano Allegri: Levelnya Memang Beda

post

Bagaimana Caranya AC Milan Bisa Lolos ke 16 Besar Liga Champions? Ini Skenarionya

Bagaimana Caranya AC Milan Bisa Lolos ke 16 Besar Liga Champions? Ini Skenarionya – Kejutan terjadi di Grup B Liga Champions 2021-2022 ketika AC Milan berhasil mengalahkan Atletico Madrid di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (25/11/2021) dini hari WIB. Gol tunggal Junior Messias membawa Milan meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini. saranacash

Kemenangan tersebut membuat AC Milan kembali memiliki peluang lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2021. Saat ini, Rossoneri berada di urutan ketiga Grup B dengan nilai empat, unggul produktivitas gol atas Atletico Madrid yang turun ke dasar grup. Casino Online

Tim berjulukan Rossoneri punya kans yang sama besarnya dengan ketiga tim lain, untuk mendampingi Liverpool sebagai wakil grup B di babak 16 besar. Namun dengan berbagai catatan tenntunya.

Terutama saat menjalani partai terakhir fase grup Liga Champions pada 8 Desember 2021 mendatang. Laga kontra Liverpool di Giuseppe Meazza bakal menjadi pertaruhan hidup dan mati bagi Milan untuk lolos ke fase gugur.

Sejauh ini, baru dua tim wakil Italia yang sudah memastikan diri lolos ke fase 16 besar, yaitu Juventus dan Inter. Adapun dua wakil lainnya sedang berjuang keras adalah AC Milan dan Atalanta.

Lolos Otomatis

AC Milan masih bisa lolos secara otomatis ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. Tetapi mereka harus mengalahkan Liverpool dan berharap Atletico Madrid bermain imbang dengan FC.

Diketahui persaingan di grup B sangat ketat memasuki pertandingan terakhir, untuk menentukan pendamping Liverpool. Wakil Inggris itu berhasil meyapu bersih lima kemenangan dan punya nilai 15.

Disusul FC Porto di urutan kedua dengan memiliki lima poin kemudian Milan dan Atletico Madrid keduanya empat. Kemenangan akan membuat Milan meraih nilai tujuh untuk menjadi modal pendamping Liverpool.

Jika Porto mengalahkan Atletico di partai terakhir, maka mereka akan mengumpulkan delapan poin dan Milan dapat mengincar tempat ketiga, yang berarti lolos ke Liga Europa.

Namun jika Milan hanya meraih hasil draw ataupun kalah dari Liverpool nanti, sudah dipastikan tiket 16 besar Liga Champions harus lepas.

Skenario Lain

Namun scenario yang bisa terjadi lainnya adalah, bagaimana jika Atletico Madrid mengalahkan Porto di partai terakhir dan Milan menang atas Liverpool. Kedua tim akan memiliki nilai sama, yaitu tujuh poin.

Praktis akan ditentukan dengan rekor pertemuan. Opsi berikutnya adalah selisih gol dan seperti yang terjadi saat ini, Milan memiliki selisih minus 2 gol dibandingkan dengan Atletico Madrid yang minus 3 gol.

Jika Milan mengalahkan Liverpool 1-0 dan Atletico Madrid menang 2-0 saat tandang ke Porto, semuanya bisa tergantung pada berapa banyak kartu yang dimiliki kedua tim.

Bagaimana Caranya AC Milan Bisa Lolos ke 16 Besar Liga Champions? Ini Skenarionya

post

Fantastis! Ngebet Chiesa, Chelsea Siapkan Dana Rp1,6 Triliun

Fantastis! Ngebet Chiesa, Chelsea Siapkan Dana Rp1,6 Triliun – Raksasa Premier League Chelsea dikabarkan siap membayar mahal agar bisa memboyong Federico Chiesa dari Juventus. saranacash

Chiesa tampil menawan bersama Fiorentina. Juventus pun tergoda untuk merekrut pemain 24 tahun tersebut. Casino Online

Chiesa meneruskan performanya yang apik bersama Juventus. Ia juga menjadi bagian vital dari skuat timnas Italia.

Ia ikut bermain di pentas Euro 2020 kemarin. Chiesa pun berhasil membantu Italia jadi juara di ajang tersebut.

Chelsea Ngebet Chiesa

Penampilan apik Chiesa bersama Italia dan Juventus itu juga disebut menarik perhatian klub lain. Salah satunya adalah Chelsea.

Dan kini, Chelsea disebut benar-benar ngebet alias sangat mengidamkan kehadiran Chiesa di Stamford Bridge. Untuk itu, mereka dikabarkan siap menggelontorkan dana mencapai 100 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun!

Laporan itu dilontarkan oleh Calciomercato. Media Italia tersebut mengklaim bahwa Chelsea sebenarnya sudah mencoba membujuk Juventus melepas Chiesea pada musim panas 2021 kemarin.

Akan tetapi Juventus bersikeras tak mau melepas Chiesa. Meski ditolak, Chelsea tak kapok dan kini datang dengan tawaran yang sulit untuk ditolak.

Pesaing Chelsea

Kabar ini tentu saja merupakan kabar buruk bagi tim-tim lain yang juga berminat mendatangkan Federico Chiesa dari Juventus. Sebut saja rival Chelsea di Premier League yakni Liverpool.

Menurut laporan, Liverpool sudah melepas penawaran yang besar. Akan tetapi Juventus tak tergoda melepas Chiesa.

Selain itu masih ada juga klub Premier League lainnya yakni Manchester United. Dan yang terbaru, muncul nama raksasa La Liga, Real Madrid.

Sekarang ini secara teknis Federico Chiesa masih milik Fiorentina. Namun Juventus punya kesepakatan untuk memboyongnya secara permanen musim panas 2022 mendatang.

Fantastis! Ngebet Chiesa, Chelsea Siapkan Dana Rp1,6 Triliun

post

Paul Scholes: Tak Cuma Solskjaer, MU Harusnya Juga Pecat Michael Carrick dan Kieran McKenna!

Paul Scholes: Tak Cuma Solskjaer, MU Harusnya Juga Pecat Michael Carrick dan Kieran McKenna! – Paul Scholes menyebut bahwa mantan timnya, Manchester United seharusnya juga memecat dua asisten Ole Gunnar Solskjaer, yakni Michael Carrick dan Kieran McKenna. saranacash

Sebelumnya, Manchester United memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Solskjaer usai kekalahan 1-4 yang diderita Cristiano Ronaldo cs di markas Watford. Casino Online

Pemecatan ini memang sudah bisa diprediksi jika melihat tren negatif yang dijalani Manchester United belakangan ini. Setan Merah hanya empat kali meraih kemenangan dalam 13 laga terakhir di semua kompetisi.

Manchester United menunjuk Michael Carrick untuk menjadi caretaker sembari tengah melakukan pencarian manajer interim hingga akhir musim.

Sinisme Paul Scholes

Berbicara jelang laga Villarreal vs Manchester United, Scholes pun merasa tidak yakin performa Setan Merah akan membaik di tangan Carrick dan McKenna.

“Apakah mereka akan lebih baik malam ini [vs Villarreal]? Yang menjalankan tim adalah orang yang sama. Orang yang sama yang telah diberi tanggung jawab besar setiap pekan untuk menempatkan tim itu di lapangan,” ujar Scholes di BT Sport.

“Bisa dibilang lebih banyak Kieran McKenna dan Michael Carrick yang telah mempersiapkan tim. Ole memberi mereka tanggung jawab untuk melakukan itu. Jadi bagaimana itu berubah, saya tidak tahu,” imbuhnya.

Harusnya Ikut Dipecat

Lebih lanjut, Scholes juga menilai bahwa Manchester United seharusnya juga ikut memecat Carrick dan McKenna bersamaan dengan pemecatan Solskjaer.

“Sekarang saya akan malu menjadi staf setelah apa yang terjadi pada Ole. Mereka semua seharusnya pergi, dipecat, atau pergi sendiri,” tutur Scholes.

“Mereka adalah bagian dari tim Ole. Ole memercayai mereka setiap minggu untuk mempersiapkan tim untuk pertandingan. Mereka telah mengecewakan klub – dan para pemain – sama seperti yang dilakukan Ole,” lanjutnya.

“Saya hanya berpikir, jika saya berada di posisi mereka sekarang, saya akan merasa bersalah masih bekerja di klub sepak bola ini setelah Ole menaruh begitu banyak kepercayaan pada mereka.” tukasnya.

Paul Scholes: Tak Cuma Solskjaer, MU Harusnya Juga Pecat Michael Carrick dan Kieran McKenna!

post

Zinedine Zidane, Tiket Mauricio Pochettino untuk Latih Manchester United

Zinedine Zidane, Tiket Mauricio Pochettino untuk Latih Manchester United – Manajer PSG, Mauricio Pochettino dilaporkan menaruh harapan besar terhadap Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis itu bakal menjadi tiketnya untuk melatih Manchester United. saranacash

Manchester United saat ini sedang berburu manajer baru. Mereka butuh sosok yang bisa menggantikan Ole Gunnar Solskjaer pasca manajer asal Norwegia itu dipecat kemarin. Casino Online

Salah satu nama yang dirumorkan jadi yang terdepan menggantikan Solskjaer adalah Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu dilaporkan cukup ngebet untuk menangani Setan Merah.

Dilansir The Independent, Pochettino saat ini harap-harap cemas. Ia dikabarkan menggantungkan harapannya kepada Zinedine Zidane agar ia bisa melatih Manchester United.

Tidak Boleh Pergi

Pochettino saat ini berada dalam situasi yang sulit. Ia tidak diperbolehkan cabut dari PSG di tengah musim.

Manajemen Les Parisien menilai tidak ideal untuk melakukan pergantian manajer di tengah musim. Sehingga mereka tidak akan membiarkan Pochettino cabut dari Parc Des Princes.

PSG berada dalam posisi yang cukup kuat dalam hal ini. Karena Pochettino masih terikat kontrak hingga tahun 2023.

Kunci Kepindahan

Menurut laporan tersebut, ada satu kondisi di mana Pochettino bisa meninggalkan PSG. Kuncinya ada pada sosok Zinedine Zidane.

PSG sudah lama tertarik menggunakan jasa Zidane sebagai manajer mereka. Jadi jika Pochettino pergi, mereka ingin Zidane yang menjadi juru taktik mereka.

Itulah mengapa Pochettino sangat berharap Zidane mau menangani PSG. Agar ia bisa mengemasi kopernya dan bergabung dengan Manchester United.

Bukan Prioritas

Masalahnya adalah Zinedine Zidane tidak mau buru-buru kembali ke dunia kepelatihan. Karena ia sudah memiliki prioritas yang lain.

Sang manajer dilaporkan mengincar pekerjaan sebagai manajer Timnas Prancis. Ia siap menunggu hingga akhir 2022 nanti.

Zinedine Zidane, Tiket Mauricio Pochettino untuk Latih Manchester United

post

Gol Perdana Lionel Messi untuk PSG di Ligue 1: Kelas, Klasik, Keren, Dia Banget!

Gol Perdana Lionel Messi untuk PSG di Ligue 1: Kelas, Klasik, Keren, Dia Banget! – PSG menjamu Nantes pada pekan ke-14 Liga Prancis atau Ligue 1 2021/22, Sabtu (20/11/2021). Pertandingan di Parc des Princes ini dimenangi PSG 3-1. Laga ini sendiri diwarnai kartu merah Keylor Navas dan gol perdana Lionel Messi di pentas Ligue 1. saranacash

PSG unggul cepat lewat gol Kylian Mbappe di menit 2. PSG kemudian kehilangan kiper Keylor Navas yang dikartu merah di menit 65, dan Nantes bisa membalas lewat gol Randal Kolo Muani di menit 76. PSG memastikan kemenangan lewat bunuh diri pemain pengganti Dennis Appiah dan gol Lionel Messi di menit 87. Casino Online

Messi sudah mencetak tiga gol dalam tiga penampilan untuk PSG di Liga Champions. Namun, dia baru mencetak gol Ligue 1 pertamanya di penampilan yang ke-6. Gol itu sendiri adalah gol yang khas.

Menerima operan Mbappe, Messi menggiring bola sebentar, kemudian melepas tembakan menyilang dari luar kotak penalti untuk menegaskan kemenangan timnya.

Reaksi-reaksi seputar gol perdana Messi di Ligue 1 ini pun bermunculan di Twitter, dan berikut beberapa cuitan yang bisa kita temukan.

Gol Perdana Lionel Messi untuk PSG di Ligue 1: Kelas, Klasik, Keren, Dia Banget!

post

Jelang Duel Liverpool vs Arsenal, Arteta Ogah Bahas Masa Depan Lacazette

Jelang Duel Liverpool vs Arsenal, Arteta Ogah Bahas Masa Depan Lacazette – Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku ogah membahas masa depan Alexandre Lacazette namun menegaskan ia senang dengan penampilan sang striker saat ini. saranacash

Lacazette sudah membela Arsenal sejak tahun 2017 silam. Namun ada kemungkinan ini menjadi musim terakhirnya bermain di Emirates Stadium. Casino Online

Pasalnya kontraknya di Arsenal berakhir pada musim panas 2022 nanti. Lacazette pun bisa saja cabut dari The Gunners secara gratis di akhir musim.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda Arsenal maupun Lacazette menyepakati kontrak baru. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa striker asal Prancis itu bisa saja dilego The Gunners pada bulan Januari 2022 nanti.

Arteta Ogah Bahas Masa Depan Lacazette

Arsenal akan bertamu ke markas Liverpool pada akhir pekan ini. Dalam sesi konferensi pers jelang laga tersebut, Mikel Arteta ditanya soal masa depan Alexandre Lacazette.

Arteta lantas menegaskan bahwa ia ogah membahas masa depan Lacazette. Ia hanya bersedia mengatakan dirinya senang dengan apa yang ditunjukkan strikernya itu sekarang ini.

“Apa yang bisa saya katakan adalah saya sangat senang dengan apa yang dilakukan Laca. Kami tidak akan membicarakan semua itu sampai akhir musim,” tegas Arteta seperti dilansir Sportsmole.

Soal Elneny

Selain Alexandre Lacazette, Mikel Arteta juga ditanya soal masa depan Mohamed Elneny. Kontrak pemain Mesir itu di Arsenal juga akan segera berakhir.

Elneny sendiri sempat disebut bakal merapat ke Turki. Namun lagi-lagi, Arteta juga ogah membahas masalah masa depan gelandangnya itu.

“Sekali lagi saya tidak bisa membahasnya. Saya sangat senang dengan Mo. Saya tidak akan membahas nasib individu para pemain karena ini bukan waktunya untuk melakukannya,” tegas Arteta.

Jelang Duel Liverpool vs Arsenal, Arteta Ogah Bahas Masa Depan Lacazette

post

Apapun yang Terjadi, Chelsea Haram Hukumnya Berpisah dengan Antonio Rudiger

Apapun yang Terjadi, Chelsea Haram Hukumnya Berpisah dengan Antonio Rudiger – Legenda Arsenal, Emmanuel Petit mewanti-wanti Chelsea untuk tidak kehilangan Antonio Rudiger. Ia menilai sang bek sangat krusial bagi pertahanan Chelsea sehingga ia tidak boleh lepas. saranacash

Bek Timnas Jerman itu sebenarnya sudah cukup lama bergabung dengan Chelsea. Namun semenjak dilatih Thomas Tuchel, sang bek langsung berkembang menjadi salah satu palang pintu yang tangguh di pertahanan Chelsea. Casino Online

Namun Chelsea saat ini terancam kehilangan Rudiger di musim panas nanti. Karena kontrak sang bek bersama The Blues akan berakhir di akhir Juni 2022 nanti.

Petit menilai Chelsea harus mempertahankan Rudiger apapun yang terjadi. “Jika dia [Rudiger] pergi, maka itu akan menyedihkan untuk Chelsea,” ujar Petit kepada Bookmakers.

Perkembangan Pesat

Menurut Petit, Rudiger benar-benar menunjukkan perkembangan yang pesat dalam satu tahun terakhir. Ia menilai sang bek kini adalah salah satu bek terbaik di EPL.

Jadi ia menilai Chelsea bakal rugi besar jika mereka kehilangan bek super tangguh seperti Rudiger di musim panas nanti.

“Jika saya tidak salah ingat, sebelum Tuchel datang ia lebih banyak duduk di bangku cadangan. Sekarang ia menjadi salah satu bek terbaik saat ini,”

Turuti Keinginan

Menurut Petit, sangat sulit bagi Chelsea untuk menemukan bek sebagus Rudiger lagi. Jadi ia menilai Chelsea harus menuruti keinginan sang bek terkait kontrak barunya.

“Dia bisa pergi dari Chelsea sebagai bebas transfer dan Chelsea harus menghabiskan minimal 30 juta pounds untuk mendapatkan bek baru yang selevel dengannya,”

“Namun saya rasa membeli bek baru tidak menjamin bisa menggatikan kepergian Rudiger. Jika ia meminta tambahan kontrak dua tahun, lebih baik manajemen Chelsea memberikan uang yang ia mau,” ujarnya.

Gaji Besar

Menurut laporan yang beredar, manajemen Chelsea sudah berusaha mempertahankan Rudiger. Namun sang bek terus menolak tawaran kontrak dari manajemen The Blues.

Rudiger diberitakan meminta gaji sebesar 190 ribu pounds per pekan. Sementara Chelsea mentok hanya mau menggajinya sebesar 130 ribu pounds per pekan.

Apapun yang Terjadi, Chelsea Haram Hukumnya Berpisah dengan Antonio Rudiger